Selasa, 15 September 2015

Alda Risma "Aku Tak Biasa" - (1998)

Aku Tak Biasa adalah lagu utama Alda Risma dari album kedua Aku Tak Biasa yang dirilis pada tahun 1998. Ditahun 2010, Syahrini dan Manda mendaur ulang lagu ini.


  1. Alda Risma - Layu Dalam Bathin
  2. Alda Risma - Patah Jadi Dua
  3. Alda Risma - Sampai Kapankah
  4. Alda Risma - Masih Ada Waktu
  5. Alda Risma - Tirai Tirai Cinta
  6. Alda Risma - Kupilih yang Mana
  7. Alda Risma - Mengapa Aku Jatuh Cinta
  8. Alda Risma - Aku Tak Biasa
  9. Alda Risma - Laut Pun Menagis Untuku
Via Mediafire :
Coming Soon

Senin, 14 September 2015

Nike Ardilla "Duri Terlindung (Malaysia)" - 1995


  1. Nike Ardilla - Duri Terlindung
  2. Nike Ardilla - Biarkan Cintamu Berlalu
  3. Nike Ardilla - Gengsi
  4. Nike Ardilla - Ku Harus Melangkah
  5. Nike Ardilla - Meraih Rembulan
  6. Nike Ardilla - Baru Kusadari
  7. Nike Ardilla - Beri Daku Kepastian
  8. Nike Ardilla - Keraguan
  9. Nike Ardilla - Tak Mungkin Bersatu
  10. Nike Ardilla - Aku Tak Akan Bersuara (Versi Malaysia Lagu Suara Hatiku)

Via Mediafire :

Nike Ardilla "Mama Aku Ingin Pulang" - 1995


  1. Nike Ardilla - Mama Aku Ingin Pulang
  2. Nike Ardilla - Mengapa Harus Berpisah
  3. Nike Ardilla - Cerita Lama
  4. Nike Ardilla - Biarlah
  5. Nike Ardilla - Jangan Di Ulang
  6. Nike Ardilla - Kehadiranmu
  7. Nike Ardilla - Garis Nasib
  8. Nike Ardilla - Warna Cinta Kita
  9. Nike Ardilla - Jangan Lari Dari Kenyataan
  10. Nike Ardilla - Ku Terima Cintamu

Via Mediafire :

Nike Ardilla "Sandiwara Cinta" - 1995

Sandiwara Cinta adalah album studio yang dirilis penyanyi Indonesia Nike Ardilla pada tahun 1995 dan merupakan album terakhir sepanjang hidupnya. Nike merekam lagu lagu dalam album ini sekitar akhir tahun 1994, lagu "Sandiwara Cinta" sendiri pernah Nike bawakan pada akhir tahun 1994 di salah satu konsernya. Nike melakukan syuting video klip versi pertama berbarengan dengan videoklip versi 2 dari "suara hatiku" single yang saat itu belum dirilis. awal maret 1995 tepat beberapa hari sebelum nike tiada album ini dirilis dan lagu sandiwara cinta juga mulai diputar di radio pada akhir februari 1994. Nike melakukan syuting video klip versi kedua dari lagu sandiwara cinta pada tanggal 10 maret 1995 yang di sutradarai oleh Rizal Mantovani yang bekerjasama dengan broadcast design indonesia, nike baru satu kali melakukan syuting itu dan akan melanjutkan syuting pada tanggal 21 maret 1995, namun ia tewas pada tanggal 19 maret 1995, video klip tersebut yang sebenarnya belum rampung syuting kemudian disiasati oleh rizal mantovani dengan memasukan footage-footage dari videoklip terdahulu, maupun cuplikan sinetron dan konsernya. Setelah resmi dirilis, Sandiwara Cinta berhasil terjual lebih dari 2 juta kaset.


  1. Sandiwara Cinta (Deddy Dores)
  2. Deru Debu (Dwiki Darmawan)
  3. Kau Bukan Untukku (Erens FM)
  4. Sanggupkah Aku (Dadang S Manaf)
  5. Cintaku Suci (Yonny Dores)
  6. Menyibak Tirai Bambu (Deddy Dores)
  7. Bila (Teddy Riady)
  8. Pudar (Harry Minggoes)
  9. Bayang Dirimu (Jati)
  10. Menanti Kejujuran (Ian Antono)

Via Mediafire :
Download Mp3 Full Album 

Nike Ardilla "Biarkan Cintamu Berlalu" - 1994


  1. Nike Ardilla - Biarkan Cintamu Berlalu
  2. Nike Ardilla - Beri Daku Kepastian
  3. Nike Ardilla - Ku Harus Melangkah
  4. Nike Ardilla - Tak Mungkin Bersatu
  5. Nike Ardilla - Baru Kusadari
  6. Nike Ardilla - Gengsi
  7. Nike Ardilla - Meraih Rembulan
  8. Nike Ardilla - Jeritanku
  9. Nike Ardilla - Duri Terlindung
  10. Nike Ardilla - Keraguan

Via Mediafire :

Nike Ardilla "Biarlah Aku Mengalah" - 1993


  1. Nike Ardilla - Biarlah Aku Mengalah
  2. Nike Ardilla - Duka Pasti Berlalu
  3. Nike Ardilla - Dalam Biru Hatiku
  4. Nike Ardilla - Surat Terakhir
  5. Nike Ardilla - Kemelut Cinta
  6. Nike Ardilla - Bila Cinta Mulai Bersemi
  7. Nike Ardilla - Demi Dia
  8. Nike Ardilla - Di Dalam Sunyi
  9. Nike Ardilla - Semestinya
  10. Nike Ardilla - Cinta Putih

Via Mediafire :

NIKE ARDILLA "Nyalakan Api" - 1991


  1. Nike Ardilla - Nyalakan Api  
  2. Nike Ardilla - Ku Harus Memiliki
  3. Nike Ardilla - Tak Tahu Malu  
  4. Nike Ardilla - Katakan Padaku Kembali Padaku  
  5. Nike Ardilla - Tentang Kita  
  6. Nike Ardilla - Bayang Bayang Hitam  
  7. Nike Ardilla - Cinta Bersemi
  8. Nike Ardilla - Jalan Yang Terpisah  
  9. Nike Ardilla - Madu dan Racun Cintamu  
  10. Nike Ardilla - Kau Yang Terakhir 

Via Mediafire :

Nike Ardilla "Bintang Kehidupan" - 1990

Bintang Kehidupan adalah album studio kedua dari penyanyi pop Indonesia Nike Ardilla yang dirilis pada tanggal 1 April 1990. Album ini berhasil meraih sukses di pasar musik Indonesia dan Asia Tenggara dengan terjual lebih dari 2.000.000 kopi. Album ini mendapatkan penghargaan dari BASF Awards 1990 sebagai The Best Selling Rock Album. Pada ajang Asian Song Festival 1991 di Shanghai China, Nike Ardilla berhasil meraih The Winner Of New Singers Contest dengan membawakan lagu Star Of Life (Bintang Kehidupan English Version). Dalam pembuatan album ini Nike dibantu oleh musisi dan pencipta lagu ternama Indonesia seperti Deddy Dores, Pance F Pondaag, Deddy Dhukun, Dommy Allen, dan lain-lain. Selain lagu "Bintang Kehidupan" album ini juga menampilkan radio hits "Khayal", "Terserah" dan "Kelam".

  1.  Bintang Kehidupan  (Deddy Dores)
  2.  Khayal  (Teddy Riady & Wildan)
  3.  Kesal  (Teddy Riady & Wildan)
  4.  Putih  (Pance F Pondaag)
  5.  Salut  (Daeng JP & Ryan Kyoto)
  6.  Terserah  (Dody Lesmana & Deddy Dhukun)
  7.  Aneh-Aneh Lucu" (Daeng Jamal Purba)
  8.  Cinta Hati  (Luli Widharmadi)
  9.  Kelam  (Dody Lesmana & Dommy Allen)
  10.  Bayang-Bayangmu  (Dommy Allen)


Via Mediafire :

Nike Ardilla "Seberkas Sinar" - 1990

Seberkas Sinar adalah album pertama karya lady rocker Indonesia, Nike Ardilla. Album ini dirlis pada tahun 1990 di bawah label Proyek Q. Album ini terhitung sukses besar di pasaran dan langsung mengangkat nama Nike Ardilla sebagai lady rocker papan atas Indonesia.


  1. Seberkas Sinar (Deddy Dores)
  2. Hati Kecil (Deddy Dores)
  3. Tembang Asmara (Denny Sabri)
  4. Engkaulah Milikku (Harry Subarja)
  5. Cinta Pertama (Deddy Dores)
  6. Bisikan Cermin (Harry Subarja dan Iwan G.)
  7. Kedap Kedip (Ferdi Ferdian)
  8. Buka Kartu (Daeng Jamal Purba)
  9. Diantara Pilihan (Harry Subarja)
  10. Detak Jantungku (Deddy Dores dan Iwan G.)
  11. Yang Pertama (Donny Dores)

Via Mediafire :

Nike Ardilla "Bandung Rock Power" - 1988

Bandung Rock Power ini merupakan parakarsa dari Ronald Situmorang dan Denny Sabri sebagai koordinator artrisnya. Sementara untuk penata musiknya dimotori oleh musisi Ferry Atmadibrata dan Deddy Stanzah. Keseluruhan lagu dalam album ini beraliran rock, karena pada masa itu, musik rock-lah yang sedang booming di blantika musik Indonesia dan digemari banyak orang. Artis2 yang berpartisipasi dalam lagu ini ada 8 orang. Karena 1 artis menyanyikan 1 lagu. Album ini terdiri dari 9 lagu, 8 lagu dinyanyikan secara solo dan 1 lagu dinyanyikan keroyokan). Untuk artis pria :  Deddy Stanzah, Joko Freedom, Budi Prima dan Budi Essex, sedangkan artis wanitanya : Gina Kasmiri, Cut Irna dan Nike Asterina (1 artis lagi tidak tertera namanya dalam cover kaset).


  1. Bandung Rock Power
  2. Mikir Dong
  3. Dia Hilang
  4. Kering Mata Wanita
  5. Jakarta Jakarta
  6. Jeritan Batinku
  7. Gadis Juwita
  8. Insan Dunia
  9. Lupa Diri

Via Mediafire :
Download Mp3 Full Album

Kronologis Detik Terakhir

Pada tanggal 19 Maret 1995, kurang lebih pukul 06.15 pagi Nike Ardilla meninggalkan kita semua dalam sebuah kecelakaan tunggal. Mobil Honda civic berwarna biru metalik plat D 27 AK menabrak pagar beton bak sampah di jalan RE. Martadinata. Diperkirakan Nike meninggal seketika, tetapi saksi yang berada disekitar lokasi kecelakan menuturkan Nike belum meninggal saat kejadian, baru dalam perjalanan ke Rumah sakit Nike meninggal. Nike mengalami luka parah di kepala dan memar-memar di dadanya. Nike yang saat itu bersama manajernya, Sofiatun, baru saja kembali dari diskotik Polo. Isu-isu negatif seputar kematiannya berkembang diantaranya menyebutkan bahwa Nike mengendarai mobil dengan keadaan mabuk,Tapi Hasil visum POLISI menyebutkan TIDAK menemukan kadar Alkohol dalam tubuh Nike. Ada kesimpangsiuran tentang waktu kematian Nike Ardilla, menurut saksi kejadian itu terjadi pukul 3 pagi, tapi saksi lain mengatakan bahwa kecelakaan itu terjadi pukul 5.45 pagi, laporan resmi mengatakan bahwa waktu kejadian
adalah pukul 06.15 pagi. Nike Ardilla dimakamkan pada sore itu juga, diantar oleh ribuan penggemarnya beserta para artis ibukota. Kematiannya menghebohkan dunia hiburan Indonesia, ditangisi para fans yang sampai beberapa hari setelah kematiannya masih setia berada di kediaman Nike Ardilla.
Menurut Atun yang bersama Nike berada di mobil itu, dalam perjalanan pulang Nike mengendarai mobil itu dengan tidak menggunakan sabuk pengaman. Mobil Nike berusaha menyalip mobil berwarna merah di depannya yang berjalan sangat pelan. Namun ketika menyalip, dari arah berlawanan muncul mobil Taft melaju kencang, Nike langsung menghindari mobil Taft tersebut dan membanting setir terlalu ke kiri sehingga menabrak sebuah pohon dan langsung terpental menabrak pagar beton bak sampah di kantor Usaha Pribadi di jalan RE. Martadinata, dan Nike menghembuskan nafasnya yang terakhir.
Yg pasti, almarhumah jelas TIDAK mabuk karena kalau kita menyetir nonstop dari Jakarta menuju Bandung lewat Bogor - Puncak - Cianjur (belum ada jln Tol Cipularang) dan lelah karena pulang kerja, ditambah di Bandung harus menemui teman2, maka kelelahan akan menimpa siapa saja meski seorang laki2, apalagi seorang perempuan. Semoga amal ibadah almarhumah Nike Ardilla diterima ALLAH SWT dan segala kesalahannya diampuni ALLAH SWT, Amin...

Tempat Peristirahatan Terakhir




Mushola Nurul Ardilla




From Fan's















Jiwa Sosial

Nike Ardilla adalah sosok seorang Artis yang berjiwa sosial sangat peduli terhadap masyarakat yang membutuhkan mulai dari yang berkebutuhan khusus sampai Fakir miskin, beliau membuahkan prestasi yang sangat memukau pula mulai dari masa kanak kanak sampai beliau wafat ( usia REMAJA ) bahkan sampai ke manca Negara, pelajaran yang beliau turun kan bagi kita sangat lah banyak dari mulai ketekunan, menghargai orang sampai sosial yang tidak ada aling2, dengan jerih payah menekuni ilmu dari mulai Vocal, Model sampai ke Acting gigih mempelajari nya dan hasil nya terlihat dari prestasi nya yang sangat memukau bagi insan insan seni lainnya dengan waktu yang sangat lah singkat beliau sudah mendapatkan prestasi yang tidak bisa diremehkan, berdirinya Museum ini atas prakarsa para FAN'S pada tahun 1995 (setelah 100 hari Nike Ardilla wafat), mereka berbicara kepada pihak keluarga memohon untuk di buatkan satu gedung/ruangan yang mana ruangan tersebut menampilkan tentang Sosok Nike Ardilla mulai dari FASHION, PENGHARGAAN, REPLIKA KAMAR, ACOCCERIS dan yang lainnya.

NIKE ASTRINA = NIKE ARDILLA Hanya Satu Nama

Ini adalah sejarah...

Nike Astrina siapa tuh ? pasti orang-orang masih meraba-raba, Nike ? iyah Nike Ardilla. Ia sempat memakai nama "ASTRINA" sebelum "ARDILLA" bahkan pernah juga memakai nama belakang "RATNADILLA" pada sampul kaset.

Penantian panjang 25 tahun akhirnya tiba dan "Braaakk" seperti jerawat yang mau pecah dan pecah juga. Tahun 1988 Nike dibawa oleh Denny Sabri pemandu bakat dan wartawan senior ke JK Record untuk di Rekam, lalu JK mempercayakan Nike di tangani oleh Leo Manuputy dan dibantu Bartje Van Houten serta sempat ikut show bersama beberapa artis Jeka. Dan selanjutnya hasil rekaman tersebut masuk gudang karena blom tau di rilis apa tidak waktu itu. Dua Tahun kemudian 1990 Nike merilis album perdananya "Seberkas Sinar" nah album inilah Nike mulai dikenal, meskipun ia sempat merilis 2 singel sebelumnya.


Di album ini  suara Nike sangat kuat, meskipun bergenre musik Pop ala JK Record unsur vocal Slow Rock nya sudah terlihat di beberapa lagu. Kalo yang biasa mendengakan Dian Pisesha atau artis JK ala Pance Pondaag pasti sudah tau musiknya seperti apa hehehhe..(jgn berharap musik ala Deddy Dores yah dialbum ini)

Track
  1. Hanya Satu Nama Cipt. Omdy (Saxophone dari Embong Raharjo cukup dominan)
  2. Duka Di Dadaku Cipt. Leo Manuputty (musiknya bossas)
  3. Hanya Satu Cipt. Bartje VH (pop ala jeka)
  4. Biarkan Cinta Kita Menyatu Cipt. Bartje VH (slowrock melodinya mirip lagu Nicky Astria  "uang")
  5. Birunya Asmara Cipt. Mario (musik pop ala jekanya Dian Pisesha ketika Reffrain)
  6. Tak Ingin Membencimu Cipt. Herry (suara Nike terdengar "sengau" dilagu ini)
  7. Kau Hadir Dalam Mimpiku Cipt. Rani Delta (pop ala jeka dan gak nyangka ini suara Nike)
  8. Terpaku Dalam Khayal Cipt. Asep  Hadi (saat reff suara khas Nike keluar)
  9. Mana Janjimu Yang Dulu Cipt. Hanny  Tuheteru (suara Nike terdengar jelas di lagu ini)
  10. Satu Cinta Satu Rasa Cipt. Erens F. Mangalo (Suara Nike terdengar seperti suara anak-anak )
  11. Suasana Ceria Cipt. Erick (musiknya sedikit slowrock suara Nike pun sudah seperti yg kita kenal)

Judul Album : Hanya Satu Nama
Artis : Nike Astrina (Nike Ardilla)
Tahun Produksi : 1988
Tahun Rilis : 2013
Music Director : Leo Manuputty & Bartje Van Houten
Produser : Judhi Kristianto & Leonard Kristianto
Produksi : JK Records

Akhirnya misteri tentang album ini pun terpecahkan dan gak hanya isue dan HOAX belaka.
Pernah saya tulis sebelumnya tentang akan beredar album Nike Astrina di JK Record.

Album pertama biasanya menjadi penanda sebuah karir dari seorang penyanyi, karena dari album pertamalah kelanjutan langkahnya di industri musik akan ditentukan. Sebagai seorang penyanyi, sosok NIKE ARDILLA dikenal saat album ‘pertamanya’ SEBERKAS SINAR melejit di pasaran. Namanya langsung meroket dan merajai genre slow rock melankolis ala DEDDY DORES di era 90an. Kematian tragis yang menimpanya di puncak karir akhirnya membawa namanya menjadi legenda sampai saat ini. Meskipun sudah berpulang hampir 20 tahun, fans Nike masih terus ada dan bahkan terus bertambah. Satu fenomena yang agaknya susah disamakan oleh penyanyi Indonesia lainnya. Tidak heran, album-album rekaman Nike juga rajin dirilis dalam bentuk kompilasi yang sampai saat ini masih laku di pasaran, meskipun lagunya hanya itu ke itu saja, lantaran penyanyinya sudah almarhum dan tidak mungkin menghasilkan lagu baru.

Tapi betulkah tidak ada lagu ‘baru’ ?

Sejak dulu sempat dengar selentingan kalau sebelum album SEBERKAS SINAR sebenarnya Nike sudah pernah membuat album tapi tidak sempat dirilis. Tapi selentingan semacam itu saya anggap ‘mitos’ karena label manapun yang punya simpanan lagu Nike yang belum dirilis sudah pasti akan berlomba-lomba merilis ‘harta karun’ yang pasti akan langsung diburu Nikers. Tapi rupanya, ada temen saya Rudy Mulyadi yang entah dapat bisikan dari mana, sangat percaya kalau Nike pernah membuat album di JK RECORDS sebelum album SEBERKAS SINAR. Dan dengan penuh percaya diri mengkonfontrasi langsung kepada Mas Nyo (Leonard Kristianto) yang saat ini memegang kendali JK Records. Mas Nyo yang juga tidak tahu menahu soal album Nike di JK kemudian menantang Rudy untuk membuat fanpage di Facebook, kalau bisa terkumpul 1000 likes maka Mas Nyo janji akan mencari master album Nike. Nyatanya selang seminggu saja, fanpage itu sudah di likes lebih dari 1000 orang. Maka Mas Nyo kemudian menanyakan soal kebenaran album Nike di JK kepada sang ayah JUDHI KRISTIANTO, dan ternyata dibenarkan. Nike diperkenalkan kepada Pak Judhi oleh almarhum DENNY SABRI di tahun 1988. Dirasa punya aura bintang, Nike yang baru berumur 12 tahun itu kemudian direkrut menjadi artis baru JK dan diikutkan dalam tour show keliling Indonesia bersama artis-artis JK lainnya, dan diperkenalkan dengan nama NIKE ASTRINA.

Sebuah albumpun disiapkan untuk Nike dengan bantuan almarhum LEO MANUPUTTY sebagai Vocal Director merangkap Music Director bersama dengan BARTJE VAN HOUTEN. 11 lagu berhasil direkam, tentu dengan genre pop ala JK yang saat itu sedang merajai pasar musik. Konon, materi album ini sebenarnya juga bukan disiapkan khusus untuk Nike, tapi untuk seorang penyanyi JK bernama ANNA CISCA. Anna sempat merekam suaranya untuk album ini sebagai album kedua, tapi kemudian urung karena keburu mengundurkan diri dari dunia keartisan. Nike-lah akhirnya yang menggantikan posisi Anna, sampai album ini selesai proses dan siap diluncurkan. Tapi sayangnya, saat itu usia Nike yang masih 12 tahun dianggap terlalu muda untuk merilis album cinta-cintaan ala JK, sehingga peredarannya tertunda. Sementara waktu ‘menunggu’ usia Nike lebih dewasa, Nike kemudian hijrah ke PROJECT Q Records dan merilis album SEBERKAS SINAR tahun 1989 dengan mengubah nama menjadi NIKE ARDILLA, dan BOOOM… namanya menjulang, sementara nasib album di JK Records kemudian mengendap seiring waktu.

Perlu dihargai upaya keras Rudy dan fans Nike yang mengupayakan album yang berjudul HANYA SATU NAMA itu akhirnya bisa dirilis. Setelah melalui proses yang lumayan berliku akhirnya album pertama Nike itu bisa dinikmati oleh Nikers, walaupun sistem penjualannya sampai saat ini hanya mengandalkan social media dan tidak dirilis bebas di toko-toko CD. Materi album ini sendiri memang sangat JK, dari lagu, lirik dan pola aransemen sangat mencitrakan kejayaan musik ala JK di era 80an. Suara Nike sendiri terdengar bening dan tetap menampilkan suara khasnya meskipun usianya saat itu masih 12 tahun, walaupun di beberapa bagian lagu masih terdengar tarikan anak-anaknya yang tidak bisa disembunyikan.

Lagu HANYA SATU NAMA terdengar paling menonjol dan sepertinya memang disiapkan menjadi lagu andalan, antara lain dengan didapuknya almarhum EMBONG RAHARDJO sebagai peniup saxophone yang membuat lagu ini menjadi terdengar beda dari lagu-lagu JK pada masanya. Progresi bass di lagu ini ‘sangat JK’ dan bisa memunculkan romantisme tersendiri bagi mereka yang pernah tumbuh bersama musik-musik JK. Di lagu DUKA DI DADAKU Nike tampil cukup mengesankan dalam warna bossanova, genre yang boleh jadi hanya sekali ini disentuhnya sepanjang karirnya. Satu bukti bahwa vokal Nike sebenarnya lentur dan bisa multigenre. Warna pop rock muncul dalam lagu BIARKAN CINTA KITA MENYATU dan SUASANA CERIA, sementara sisanya adalah lagu-lagu khas JK yang coba ditaklukkan Nike di usianya yang masih sangat belia.

HANYA SATU NAMA, langkah pertama Nike yang justru muncul terakhir. Sebuah warisan berharga bagi Nikers, dan juga bagi sejarah musik Indonesia.

Sosok Nike Ardilla

Nike Ardilla, Artis dan penyanyi wanita berbakat yang teropuler di jamannya. Lima tahun berkiprah di industri musik, Nike berhasil mengeluarkan 13 album. Tak hanya itu, Nike pun telah membintangi 12 film layar lebar dan 9 judul sinetron.

Nike Ardilla terlahir dengan nama Rd.Rara Nike Ratnadilla. Rd.Rara adalah sebuah julukan kebangsawanan untuk seorang putri keturunan ningrat di Jawa Barat, Nike sendiri masih keturunan Raja Galuh. Adapun nama Nike Ratnadilla,berasal dari Ni,diambil dari suku kata nama depan mami,yaitu Ningsirat Dan Ke,diambil dari suku kata bagian depan nama papi,yaitu Kusnadi (Ku dirubah jadi Ke). Rat, diambil dari Ningsirat,Nadi diambil dari Kusnadi,dan ditambahkan lla,jadilah nama Nike Ratnadilla. Di awal kariernya,Nike menggunakan nama Nike Astrina dan sempat mengeluarkan single album berjudul “Gadis Foto Model”,yang merupakan sountracknya juga film tersebut. Tahun 1990-an, Nike atas permintaan produser,Nike merubah namanya menjadi Nike Ardilla yang diambil dari nama belakangnya.Dengan nama Nike Ardilla yang disandangnya,Nike berhasil menaklukan dunia hiburan di Indonesia. Nike juga memiliki nama kecil, yaitu Keke, Neng,atau Amoy. Keluarga besar Nike, biasa memanggil dengan sebutan “Neng” (nama kecil buat anak perempuan di daerah parahyangan) dan Nike mania biasa memanggilnya dengan sebutan “Teteh” (panggilan hormat untuk seorang wanita, biasanya wanita yg lebih tua di daerah sunda).

Profil Nike Ardilla

Raden Rara Nike Ratnadilla Kusnadi atau Nike Ardilla adalah seorang penyanyi, bintang film, model, bintang iklan berkebangsaan Indonesia. Ia tewas pada 19 Maret 1995 ketika mobil Honda Civic yang dikendarainya menghantam beton di jalan RE Martadinata di kota Bandung. Ia meninggal dunia di saat popularitasnya sedang memuncak. Meski sudah wafat Namun Nike Ardilla Masih produktif mengeluarkan album, meskipun albumnya masih sama, hanya berganti cover saja. Selama sejarah entertainment Indonesia ada, hanya Nike Ardilla artis satu-satunya yang mendapatkan penghormatan paling tinggi dimana setiap tanggal kelahirannya dan kematiannya selalu diperingati.


Nama Lengkap : Raden Rara Nike Ratnadilla Kusnadi
Nama Kecil : Nike, Neneng, Keke, Amoy
Nama beken/artis : Nike Astrina
Nike Ardilla
Tempat & Tanggal Lahir : Bandung, Jawa Barat 27 Desember 1975
Agama : Islam
Pendidikan :
TK Ade Irma Suryani - Bandung,
SD VII Kiara Condong - Bandung, SMP 30 Bandung,
SMU BPI 1 Bandung,
School Of Publick Relation Lippo Center Bandung.
Nama kedua orangtua : (alm) R. Eddy Kusnadi & Nining Ningsihrat
Jumlah saudara : 3 bersaudara 2 laki-laki
(Sonny Prinadi dan Yudi Ruswanto)
Hobby : Musik, berenang, badminton.
Tinggi dan berat badan : 1.68 meter - 47 kilogram
Makanan favorit : Hamburger, Mie bakso, Jengkol goreng
Minuman favorit : Coca-Cola, Yoghourt
Artis favorit : Marlyn Monroe
Wafat : Bandung, Jawa Barat 19 Maret 1995

Awal karier 

Nike Ardilla adalah gadis kelahiran Bandung tanggal 27 Desember 1975 dari pasangan R. Eddy Kusnadi dan Nining Ningsihrat. Sejak kecil sudah mengawali karier dengan mengikuti berbagai festival menyanyi di Bandung, sampai kemudian bakatnya ditemukan oleh produser musik Deddy Dores. Karier musiknya di dunia hiburan pun dimulai. Tahun 1987, Ibunya memboyong Nike Ardilla ke Himpunan Artis Penyanyi Musisi Indonesia (HAPMI) asuhan Djadjat Paramor. Di sana ia bertemu dengan Deni Kantong, guru menyanyinya, dan Deni Sabrie yang kemudian menjadi manajernya. Deni Kantong dan Sabrie memperkenalkannya pada Deddy Dores. Deddy membuatkan beberapa lagu untuk album pertama Nike yang bertajuk Seberkas Sinar yang terjual lebih dari 500.000 ribu kopi. Sebelumnya Deddy Dores juga sempat menyatukan Nike dengan dua anak didik Deddy dan Deni bernama Deni Angels bersama Cut Irna dan Lady Avisha. Tahun berikutnya Nike merilis album keduanya yang bertajuk Bintang Kehidupan yang mendapatkan sambutan luar biasa, dan terjual dengan angka yang fantastis, yaitu 2 juta unit Selanjutnya Nike merilis album-album yang menjadi best seller. Karier Nike Ardilla dalam dunia seni peran juga berjalan mulus. Nike bermain film Kasmaran yang dibintangi juga oleh Ida Iasya dan Slamet Rahardjo, 1987. Dan juga menjadi pemeran utama di Film Ricky Nakalnya Anak Muda bersama almarhum Ryan Hidayat pada tahun 1990 dan terus melahirkan film-film box office sepanjang periode akhir 80-an dan awal 90-an. Nike Ardilla juga sukses dalam beberapa sinetron. Selain sebagai penyanyi dan bintang film, Nike Ardilla juga mengawali kariernya sebagai seorang model. Terbukti dengan menjadi pemenang Favorit pada ajang GADIS Sampul 1990.

Rekor Nike Ardilla 
  1. 17 Tahun kematiannya masih diperingati dan belum ada artis yang meninggal di Indonesia mempunyai pencapaian seperti ini. 
  2. Setiap Hari Kelahirannya selalu diperingati sama seperti peringatan Hari Kartini.[14][15]
  3. Nike Ardilla merupakan tokoh satu-satunya Lintas profesi yang setelah hampir puluhan tahun meninggalnya menjadi Cover tabloid dan atau Majalah berkali-kali, di Indonesia. Terakhir menjadi Cover Tabloid Genie 2 kali berturut-turut di Genie Edisi 36 & 38 Tahun VI bulan Maret 2010. 
  4. Artis penyanyi termuda di usia 14 tahun 3 bulan 4 hari dengan penjualan 1 album mencapai 2 juta units, Bintang Kehidupan 1990. 
  5. Tokoh Selebrtiti satu satunya yang masih menjadi headline berita di semua media massa. 
  6. Kematian Nike Ardilla adalah berita paling heboh dan paling menggemparkan dalam sejarah pertelevisian Indonesia, berita kematianya di tayangkan selama 3 bulan berturut-turut, bahkan berita kematian Putri Diana pada tahun 1997 di Indonesia-pun tak dapat menyainginya.
  7. Dikutip dari buku "100 Perempuan Paling Berpengaruh Di Indonesia, Nike Ardilla menduduki peringkat 4 dari 100 perempuan tersebut. Dia berpengaruh karena: kegiatan amal yang ia lakukan di seluruh penjuru Indonesia, nyaris semua remaja perempuan meniru dia, mulai dari gaya rambut hingga cara berpakaiannya. Nike Ardilla adalah icon dari aliran musik slow rock, buktinya setelah kematian Nike Ardilla pada tahun 1995 akibat kecelakaan musik slow rock tak lagi berjaya.
  8. Nike Ardilla secara anumerta, bersama delapan tokoh musik lainnya mendapatkan penghargaan Nugraha Bhakti Musik Indonesia dari PAPPRI, kesembilan tokoh musik tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Gombloh
  2. Nike Ardilla
  3. Titiek Puspa
  4. Anggun
  5. Iwan Fals
  6. Ebiet G Ade
  7. Titiek Sandhora
  8. Deddy Dores
  9. Broery Marantika

Diskografi 
  • Bandung Rock Power - 1988
  • Gadis Foto Model - 1989
  • Seberkas Sinar - 1990
  • Bintang Kehidupan - 1990
  • Nyalakan Api - 1991
  • Matahariku/Izinkanlah - 1991
  • Biarkan Aku Mengalah - 1993
  • Biarkan Cintamu Berlalu - 1994
  • Sandiwara Cinta - 1995
  • Mama Aku Ingin Pulang - 1995
  • Duri Terlindung (Malaysia) - 1995
  • Suara Hatiku - 1996

Kompilasi Terbaik 
  • Bandung Rock Power 1988
  • Gadis Foto Model 1989
  • Album Ost Pocong - 1996
  • Best of The Best Vol. 1 - 1999
  • Best of The Best Vol. 2 - 2000
  • Best Beat - 2002

Singles Soundtrack 
  • Ost Nuansa Gadis Suci 1992
  • Ost Nakalnya Anak Muda 1992
  • Ost Aksara Bisu 1992
  • Ost Lupus 1992
  • Ost Deru Debu 1994

Filmografi 
  • Kasmaran - 1987
  • Si Kabayan Saba Kota - 1988
  • Gadis Foto Model - 1989
  • Ricky - 1990
  • Lupus IV - 1990
  • Si Kabayan dan Anak Jin - 1991
  • Cinta Anak Muda - 1991
  • Perjanjian di Malam Keramat bersama Ratu Horor Suzanna - 1991
  • Olga dan Sepatu Roda - 1992
  • Si Kabayan Saba Metropolitan - 1992
  • Tiga Kamar Perawan - 1992
  • Kembali Lagi - 1994

Sinetron 
  • Bunga Kampus (TVRI) - 1992
  • Sukreni Gadis Bali (RCTI) - 1993
  • Trauma Marissa (SCTV) - 1994
  • Ceplas-Ceplos - 1994
  • Saputangan dari Bandung Selatan - 1994
  • None (MNCTV) - 1994
  • Warisan I & II (RCTI) - 1995
  • Jalur Putih - (Indosiar) - 1995
luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com